Kita semua sudah tahu ya bahwa kebersihan itu penting untuk kesehatan. Jika ingin jiwa dan raga kita selalu sehat maka kebersihan itu harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
Tahukah anda, kebanyakan orang bisa menyentuh setidaknya 30 benda dalam waktu 1 menit, termasuk tombol lampu, gagang pintu, gagang telepon dan remote control yang merupakan sarang kuman dan yang juga sering disentuh.
 |
| apa anda yakin WC tempat terkotor? |
Di rumah, mungkin kita bisa meminimalisasi resiko terkena kuman. Tapi bagaimana kalau di luar rumah, saat pergi makan malam keluar, belanja atau bahkan saat berkunjung ke dokter?
Ketahui dimana kuman-kuman sering bersarang di penjelasan di bawah :
1. Daftar Menu Restoran
Apakah anda pernah melihat orang menolak daftar menu? Mungkin tidak pernah ada. Menurut studi terakhir
Journal of Medical Virology dilaporkan bahwa virus flu bisa bertahan di permukaan benda selama 18 jam.
Jika di restoran terkenal, maka akan ada banyak orang menyentuh menu itu dan menyebarkan kuman ke diri anda. Jangan biarkan daftar menu menyentuh piring atau sendok-garpu anda, dan cuci tangan anda setelah melakukan order atau gunakan tissue antibakterial.
2. Potongan Lemon / Limau
Menurut studi tahun 2007 -
Journal of Environmental Health, setidaknya hampir 70% potongan lemon yang disematkan di gelas-gelas minuman di restoran mengandung bakteri penyebab penyakit. Ketika para peneliti mengambil contoh di 21 restoran berbeda, mereka menemukan ada 25 macam mikroorganisme bersarang di 76 buah potongan lemon, termasuk diantaranya E. coli dan bakteri lainnya.
3. Tempat / Wadah Saus dan Bumbu
Beberapa tempat atau restoran jarang membersihkan wadah saus dan bumbu mereka. Dan kenyataannya kebanyakan orang tidak mencuci tangan sebelum makan, kata Kelly Reynolds, PhD. Mungkin anda rajin mencuci tangan, namun orang yang menuangkan saus ke makanannya sebelum anda mungkin tidak, yang artinya kuman-kuman dari orang itu sekarang ada di kentang goreng anda. Semprotkan cairan sanitasi tangan ke bagian luar botol wadah saus atau gunakan tissue desinfektan sebelum anda meraih botol tersebut. Memegang botol dengan sapu tangan tidak akan banyak membantu, sapu tangan itu berpori, sehingga mikroorganisme bisa melewati pori-pori tersebut, kata Reynolds.
4. Gagang Pintu Kamar Mandi
Jangan dikira anda bisa masuk dan keluar kamar mandi tanpa menyentuh gagang pintunya. Gunakan handuk setelah mencuci tangan dan gunakan untuk memegang gagang pintu. Ya, mungkin beberapa orang akan mengira anda itu seorang germphobe (takut kuman) - namun anda bisa jadi tidak perlu bertemu mereka lagi, dan anda adalah salah seorang yang tidak menjadi sakit.
5. Tempat / Wadah Sabun
Ada sekitar 25% wadah-wadah yang ada di kamar mandi terkontaminasi bakteri. Sabun yang menjadi sarang kuman itu merupakan sesuatu yang ironi, namun begitulah yang ditemukan pada penelitian belakangan.
“Kebanyakan wadah-wadah ini tidak dicuci, sehingga bakteri pun berkembang,” kata Charles Gerba, PhD. “Dan di bagian bawahnya tersentuh tangan-tangan kotor, sehingga di sanalah perkembangan bakteri berlanjut. "
Pastikan membersihkan tangan anda dengan seksama dengan siraman air hangat selama 15 - 20 detik - dan jika anda punya produk cairan sanitasi berbasis alkohol, gunakan itu juga.
6. Keranjang Belanjaan
Kebanyakan gagang keranjang belanja yang diuji pada penelitian tahun 2007 di Universitas Arizona terbukti terkontaminasi bakteri. Bahkan, jumlah bakteri yang ditemukan bisa melebihi jumlah yang ditemukan di kamar mandi.
Usap gagang keranjang dengan tissue desinfektan sebelum memegangnya (beberapa toko mulai menyediakan tissue tersebut, anda bisa mencarinya). Dan ketika anda mendorong keranjang belanja anda berkeliling supermarket, coba hindari contoh makanan gratis, yang sebenarnya tidak lebih dari tempat berkumpulnya bakteri.
7. Kamar Mandi Kapal Terbang
Ketika Gerba melakukan uji mikroba terhadap kamar mandi dalam jet komersial, dia menemukan kontaminasi E. coli di gagang pintunya. Maka, ini tidak mengejutkan, jika anda 100 kali lebih berpeluang kejangkitan flu jika anda bepergian dengan pesawat, menurut studi terakhir di
Journal of Environmental Health Research.
Untuk melindungi diri, cobalah dengan mengkonsumsi suplemen teh hijau. Pada uji yang dilakukan tahun di Universitas Florida, orang-orang yang mengkonsumsi 450 mg suplemen teh hijau 2 (dua) kali sehari dalam waktu 3 (tiga) bulan terbukti lebih tahan terhadap serangan flu. Brand suplemen yang digunakan di studi tersebut adalah Immune Guard (dengan harga $30 untuk 60 pil; immune-guard.us).
8. Kantor / Klinik Dokter
Klinik atau kantor dokter bukanlah tempat yang ideal jika anda ingin menghindari terserang kuman.
Berikut beberapa tips yang bisa anda coba untuk menghindarinya :
1. Bawalah buku dan majalah anda sendiri (juga mainan anak, jika anda membawa serta anak atau cucu).
2. Bawalah juga tissue dan cairan sanitasi anda sendiri, yang mana mengandung tidak lebih dari 60 % alkohol.
3. Ketika menunggu giliran di ruang tunggu, sisihkan setidaknya 2 bangku antara anda dan pasien lain untuk mengurangi resiko terjangkit kuman dari mereka. Kuman-kuman dalam cairan batuk dan ingus dapat berpindah setidaknya 3 kaki sebelum akhirnya mereka jatuh ke lantai.