Cari Artikel Kesehatan:

Minggu, 22 Mei 2011

5 (Lima) Bahaya Kebanyakan Makanan Manis / Gula

Anak-anak, yah.. saat kita masih kecil, pasti diajarin bahwa keseringan makan gula atau makan yang manis-manis seperti permen, bisa merusak gigi kita. Tapi sekarang kita bisa tahu kalau bahayanya kebanyakan makan gula itu bukan cuma sebatas kunjungan 'menakutkan' ke dokter gigi. Yah, gula itu bisa menyebabkan gigi berlubang, tapi yang perlu diperhatikan adalah resiko terjadinya infeksi tersembunyi.

Gula bisa menyebabkan inflamasi dalam sekala sel, yang dampaknya seperti luka yang berkelanjutan yang dapat mempengaruhi fungsi sel tersebut. Jauh di dalam tubuh, luka mikroskopik ini tidak kita rasakan seperti halnya luka tubuh biasa. Kita tentunya tidak bisa melihat atau merasakan kerusakan sel ini, kita pun tidak melakukan apa-apa dan kerusakan sel ini pun berlanjut terus.
Itu sampai akhirnya tubuh kita bisa merasakan akumulasi dari kerusakan sel, inflamasi sel ini bisa mengakibatkan lusinan penyakit serius yang berbeda.

Makanan Manis ini Memang Enak, Tapi Jangan Kebanyakan yaaa


----------------------------

Berikut adalah beberapa kerusakan / penyakit yang bisa diakibatkan oleh keseringan makan makanan manis atau gula.

Penyakit Jantung
Hasil studi tahun 2010 yang dipublikasikan di the Journal of the American Medical Association menunjukan bahwa orang-orang yang 25 % kalori hariannya didapat dari gula punya resiko 3.1 kali level HDL / kolesterol baik rendah dibandingkan mereka yang konsumsi gulanya hanya 5%.
Orang-orang yang megkonsumsi banyak gula juga beresiko punya level lemak darah (triglycerides) tinggi yang berbahaya.



--

Kanker

Para ilmuwan sudah lama tahu bahwa sel kanker menyukai glukosa. Ada pemeriksaan yang biasa dilakukan untuk mengetahui adanya kanker di tubuh, yang disebut PET, dimulai memasukkan semacam larutan gula ke dalam tubuh. Setelah gula tersebut diserap ke dalam aliran darah, scan dilakukan untuk melihat ada tidaknya kejanggalan dengan melihat area-area dimana ada penumpukan glukosa. 
“Data mendukung hipotesa umum bahwa sel kanker sangat menyukai glukosa dan dengan membatasi metabolisme glukosa, dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker tersebut,” kata Don Ayer, PhD, seorang ilmuwan kanker di Universitas Utah dan the Huntsman Cancer Institute di kota Salt Lake.

--

Diabetes

Diabetes tipe 2, penyakit mematikan yang juga dapat menyebabkan kebutaan dan kerusakan syaraf, dan dapat mengarah pada tindakan amputasi bagian-bagian tubuh yang terluka, mungkin merupakan suatu dampak yang paling serius dari konsumsi gula berlebih. Di Amerika Serikat sendiri, hampir ada 24 juta orang telah ketahuan mengidap diabetes dan ada sekitar 57 juta orang lainnya yag menderita resistensi insulin atau biasa disebut prediabetes, suatu kondisi dimana hormon insulin yang diproduksi alami oleh tubuh tidak bisa memetabolisme senyawa gula dalam darah. Beberapa ahli bahkan menyatakan tahun 2050 nanti seorang dari tiga orang Amerika akan mengidap penyakit tersebut.

Pada kondisi awal diabetes tipe 2, sel-sel tidak merespon terhadap insulin. Tidak bisa menembus sel-sel yang seharusnya. glukosa akan menumpuk di dalam darah, memicu reaksi buruk untuk kesehatan tubuh. Kondisi ini tidak teratasi dengan baik, resistensi insulin ini bisa berlanjut menjadi diabetes tipe 2. Namun jauh sebelum dikenal diagnosa seperti itu, inflamasi yang terkait dengan prediabetes (kadang disebut juga sindrom metabolik) ini memang telah dikenal merusak tubuh, menyebabkan penyakit jantung dan kanker, diantara penyakit-penyakit serius lainnya.

--
Jamur

Ragi merupakan mikroorganisme yang berkembang alami di dalam pencernaan. Bakteria baik akan menjaga kondisi normal pertumbuhan ragi tersebut.
Namun ketika antibiotik, penyakit atau kondisi stres membunuh bakteri baik ini, pertumbuhan ragi bisa jadi berbahaya. Kadar gula darah makin menyuburkan pertumbuhan ragi ini. "Gula darah dapat membantu pertumbuhan ragi hingga menjadi jaringan yang malah membahayakan organ dalam," kata Carolyn Dean, MD.

Pertumbuhan berlebih ragi ini bisa berkembang menjadi infeksi ragi dan infeksi jamur hingga gatal-gatal dan kebocoran organ pencernaan kita.

--

Masalah Sistem Imun / Daya Tahan Tubuh

Akibat pola makan tidak sehat terkait gula bisa menyebabkan kondisi stres biokimia tubuh, hal ini bisa makin buruk dan makin melemahkan sistem daya tahan tubuh dengan beberapa cara.
Salah satunya, seperti yang disebutkan diatas, dengan memicu kebocoran sistem pencernaan, yang dapat menyebabkan molekul-molekul makanan yang tidak tercerna baik malah masuk ke aliran darah. Ketika hal itu terjadi, sistem imun-lah yang akan mencerna molekul makanan tersebut, yang akan mengacaukan kerja dari sistem imun itu sendiri. Intinya, sistem pertahanan tubuh kita jadi dibuat lelah oleh gula, jadi ketika ada masalah imun yang sebenarnya (seperti infeksi kuman / bakteri), sistem imun tidak dapat merespon dengan baik.

Sistem Pencernaan Bocor (Leaky Gut)

Kondisi kebocoran sistem pencernaan ini bisa dikategorikan sebagai kondisi sistem imun yang terlalu aktif, seperti halnya pada rheumatoid arthritis, lupus dan psoriasis.


----------------------------

Sabtu, 14 Mei 2011

Makanan Organik Belum Tentu Makanan Sehat



Bukannya mau bilang kalau bahan makanan organik itu gak lebih baik untuk anda dibandingkan dengan bahan makanan lainnya.
Kita semua mungkin sudah tahu kalau bahan makanan organik itu bebas pestisida, herbisida dan insektisida yang pada akhirnya bisa membuat kita jatuh sakit. 
Kalau kita berbelanja bahan makanan di toko atau supermarket besar, seperti carrefour, giant dan hypermart atau di toko khusus bahan organik, kita bisa percaya kalau produk-produk organik mereka bebas pestisida dan insektisida, bebas sirup jagung tinggi fruktosa, dan bahan-bahan lain yang malah menimbulkan masalah.

Namun perlu diingat pula, walaupun bahan organik belum tentu makanan itu benar-benar baik untuk anda.
Ini dia sebabnya:

================

1. Gula itu tetap gula

Makanan yang tinggi kadar gula, gula organik atau bukan, tetap tidak baik untuk tubuh. Akibat dari diet atau pola makan tinggi gula dapat membuat kita banyak makan dan mengacaukan mood kita. Terlebih lagi, penyebab kegemukan itu bukan karena lemak, melainkan karena gula, menurut studi baru “Lemak Bukanlah Masalah,” kata Dr. Walter Willett, kepala departemen nutrisi di Sekolah Kesehatan Harvard. “Jika orang Amerika bisa mengurangi minuman tinggi gula, kentang, roti, pasta, nasi putih dan kudapan gula lainnya, kami bisa melenyapkan hampir semua masalah kegemukan, diabetes dan penyakit metabolik lainnya". Makanya mereka mulai hindari terlalu banyak makan kue, sereal, makanan yang dipanggang, "wafer nutrisi" dan permen, walaupun ada label organik dari USDA.

================

2. Makanan Olahan itu tetap Makanan Olahan

Walau diet atau pola makan kita ini makanan olahan organik, perlu diingat makanan itu tetaplah makanan olahan. Itu artinya akan banyak nutrisi yang terbuang selama proses pengolahan makanan. Makanan olahan tidak hanya rendah nutrisi, makanan tersebut tinggi senyawa natrium.
Hindari makanan olahan yang banyak mengandung suplemen tambahan seperti calsium dan dapatkan asupan vitamin anda dari makanan organik yang utuh seperti buah-buahan segar, sayuran, kacang alami, dan biji-bijian.

================

3. Perjalanan itu tetap Perjalanan

Sayuran organik yang menempuh perjalanan jauh dari luar negeri sebelum sampai ke meja makan anda mungkin saja lebih baik daripada sayuran biasa. Namun walaupun begitu, sayuran tersebut belum tentu makanan terbaik.
Bisa jadi sudah banyak nutrisi yang hilang di sepanjang perjalanannya dan bahkan bisa jadi malah kemasukan polusi udara.
Terlebih lagi, sayuran produksi lokal itu lebih enak loh. Memang banyak petani yang agak sulit mendapatkan sertifikat sayuran organik ini. Pastikanlah sayuran lokal tersebut dihasilkan tanpa pestisida dan herbisida.

================

4. Adanya kandungan hormon sintetik

Yang namanya makanan kaleng, kebanyakan kita pastinya pernah ya atau ada yang gemar makan makanan kaleng, tapi setelah ini mohon dipikir-pikir lagi ya.
Berikut ada artikel tentang Makanan Kaleng Yang Aman dan Berbahaya. Di artikel tersebut menunjukkan bahwa walaupun itu makanan organik, tapi bukan berarti bebas hormon sintetik. Produsen Muir Glen, Amy’s, Bionaturae, and S&W Organic, mengakui menggunakan BPA dalam makanan kaleng mereka.

================
Nah, makanya mulai sekarang mari kita perhatikan pola makan dan apa yang kita makan. Pastikan pula makanan organik yang kita makan merupakan makanan yang aman bagi kita, tidak mengandung bahan-bahan yang bisa berbahaya bagi tubuh. 
Sehat itu Penting !!

pastikan makanan organik anda benar aman !



SUDAH CUKUP PUASKAH ANDA DENGAN HIDUP ANDA?
atau
MASIH ADA YANG KURANG?


Photobucket